Review Kegiatan PKKMB Universitas Lampung Tahun 2024
PKKMB UNILA HARI PERTAMA
Nama : Muhammad Defito Al Huda
Prodi : Biologi
NPM : 2417021026
Kunjungi web resmi Unila : unila.ac.id
Acara PKKMB Universitas Lampung hari ke-1 dilaksanakan pada Kamis, 15 Agustus 2024. Acara ini dibuka dengan perkenalan pimpinan Universitas Lampung
Tujuan diadakannya PKKMB Universitas Lampung.
Tujuan umum PKKMB Universitas Lampung tahun 2024 adalah untuk
memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru agar dapat lebih cepat
beradaptasi dengan lingkungan kampus dan sistem pendidikan di perguruan tinggi.
Sebelum masuk materi diawali dengan perkenalan pimpinan unila:
1. REKTOR Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A.IPM, ASEAN Eng.
2. Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, M.T.
3. Wakil Rektor II Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr. Habibullah Jimad, S.E., M.Si.
4. Wakil Rektor III Wakil Rektor Bidang Kemahasiswan dan Alumni Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si.
5. Wakil Rektor IV Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan TIK Dr. Ayi Ahadiat, S.E., MBA.
6. Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Hero Satrian Arief, S.E., M.H
7. Kepala Biro Umum dan Keuangan Ida Ropaida, S.E., M.M.
8. Kepala Biro Perencanaan dan Hubungan Masyarakat Budi Sutomo. S.Si., M.Si.
9. DEKAN Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr. Nairobi, SE., M.Si., M.Si.
10. DEKAN Fakultas Hukum Dr. Muhammad Fakih, S.H., M.S.
11. DEKAN Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Prof. Dr. Sunyono, M.Si.
12. DEKAN Fakultas Pertanian Dr. Ir. Kuswanta Futas Hidayat, M.P.
13. DEKAN Fakultas Teknik Dr. Eng. Ir. Helmy Fitriawan, S.T., M.Sc.
14. DEKAN Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Dra. Ida Nurhaida, M.Si.
15. DEKAN Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Dr. Eng. Heri Satria, S.Si., M.Si.
16. DEKAN Fakultas Kedokteran Dr. dr. Evi Kurniawaty, M.Sc.
Materi 1: Mahasiswa dan Ketertiban Masyarakat.
Materi 1 Materi pertama disampaikan oleh: Kapolda Lampung Irjen. Pol. Helmy Santika, S.H., S.I.K., M.Si. yang diwakili oleh Bapak Karo Rena Polda Lampung Komberspol, Andi Azis Nizar, S.I.K., M.H., M.Han. serta didampingi oleh: Wakil Rektor 1 dan Wakil Rektor 3 karena beliau berhalangan hadir.
Di masa Society 4.0, orang akan mengakses layanan cloud atau database di dunia maya melalui internet dan mencari, mengambil, dan menganalisis informasi atau data. Informasi dengan jumlah yang sangat besar dan berasal dari dunia nyata terakumulasi di dunia maya. Di dunia maya,big dataini dianalisis dengan kecerdasan buatan (AI) dan hasil analisis diumpankan kembali ke menu dunia nyata dalam berbagai bentuk.Di masa lalu, kegiatan untuk mengumpulkan informasi dilakukan melaui jaringan dan dianalisis oleh manusia. Namun, di masa Society 5.0, orang, benda, dan sistem semuanya terhubung di dunia maya. Hasil olah data oleh kecerdasan buatan yang mampu melebihi kemampuan manusia diumpankan kembali ke dunia nyata. Proses ini membawa nilai baru bagi industri dan masyarakat dengan cara yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan.
Tantangan dan ancaman di Era 5.0:
1. Kejahatan kesehatan, seperticloning DNA ilegal yang bertujuan untuk reproduksi atau mengambil organ-organ, cloning virus dan obat, dan peretasan aplikasi data kesehatan.
2. Kejahatan komputer dengan meretas sistem transkrip ilegal, peralatan yang berhubungan dengan internet, merekayasa kecerdasan buatan, dan meretas headset, kacamata, lensa kontak seseorang untuk bisa memata-matai apa yang mereka lihat.
3. Kejahatan hiburan, seperti kejahatan spiritual dengan avatar ilegal, robot, dan olahraga yang ekstrem.
4. Kejahatan budaya, seperti pernikahan antara manusia, antara manusia dengan kecerdasan buatan, mendiskriminasi seseorang dengan genetika.
5. Kejahatan kota, seperti peretasan ke berbagai sistem infrastruktur untuk menonaktifkan data, menghancurkan fungsinya, dan sistem cctv kota mesin konstruksi otomatis.
6. Kejahatan lingkungan dan perubahan iklim.
7. Kejahatan pendidikan, seperti merekayasa obat-obatan.
8. Kejahatan energi makanan dan ketenagakerjaan.
Peran dan Fungsi Mahasiswa:
1. Memiliki kepribadian yang baik dan berakhlak mulia.
2. Sebagai agen perubahan.
3. Menjunjung nilai keadilan, kejujuran, dan rasa empati.
4. Menyebarkan nilai dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
5. Mencerminkan nilai karakter yang baik sesuai dengan kemampuan intelektual masing-masing.
6. Menjembatani hubungan masyarakat dengan pemrintah melalui penyampaian aspirasi yang terkontrol.
Materi 2 :Peraturan Akademik Unila
Disampaikan Oleh :Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T dan dimoderatori oleh : Dr. Abdul Halim
Isi Peraturan Akademik Universitas Lampung:
Dalam peraturan akademik Universitas Lampung, menimbang bahwa Peraturan Rektor Nomor 12 Tahun 2022 tentang Peraturan Akademik belum sesuai dengan kebutuhan, perkembangan akademik dan kebijakan penjaminan mutu, perlu ditetapkan Peraturan Rektor tentang Perubahan atas Peraturan Rektor Universitas Lampung Nomor 12 Tahun 2022 tentang Peraturan Akademik. Di peraturan tersebut terdapat beberapa isi, diantaranya:
1. Ketentuan Umum
2. Maksud, Tujuan, dan Ruang Lingkup
3. Tahun Akademik
4. Penyelenggaraan Pendidikan
5. Sanksi Akademik
6. Pindah Studi
7. Program Gelar Ganda
8. Tugas Akhir Mahasiswa
9. Kelulusan Mahasiswa
10. Ijazah, Transkrip Akademik, SKPI, Sertifikat Kompetensi dan Profesi
11. Merdeka Belajar Kampus Merdeka
12. Konversi PKM, PKMI, dan PPK ORMAWA
13. Ketentuan Peralihan
14. Ketentuan Penutup
Materi 3: Bullying dan Perilaku Kekerasan
Materi disampaikan oleh Ibu Diah Utami Ningsih, S.Psi., M.Pd. serta di moderatori oleh Ibu Dr. Arie Fitria.
Alasan Seseorang Membully:
Bullying ditujukan untuk menyakiti atau mempermalukan. Ada ketimpangan antara pelaku, baik dalam hal fisik, status sosial atau jumlah. Adapun alasan seseorang membully orang lain :
1. Untuk mendapatkan rasa dominan.
2. Mendapatkan perhatian dan menjadi popular.
3. Mencoba menyembunyikan perasaan dengan menakut-nakuti.
4. Tidak bahagia dan melampiaskannya dengan orang lain.
Jenis-Jenis Dalam Bullying:
1. Verbal, berupa ejekan, penghinaan, atau cemooh secara lisan.
2. Fisik, berupa kekerasan fisik atau ancaman yang melibatkan kontak tubuh.
3. Sosial/relasional, berupa penyebaran gosip, isolasi atau penolakan dari kelompok.
4. Cyberbullying, seperti penindasan melalui media sosial atau platform daring, spamming.
Dampak Bullying bagi Korban:
1. Dampak psikologis, seperti stres dan kecemasan, depresi dan kesepian, pengaruh akademis, dan penurunan mental seseorang.
2. Dampak sosial, seperti gangguan hubungan sosial dan ketidaksetaraan peluang.
Cara Mencegah Bullying:
1. Kesadaran dan edukasi, seperti workshop anti-bullying dan pelatihan dosen dan staf.
2. Implementasi kebijakan anti-bullying, seperti adanya kebijakan kampus dan tim penanggulangan bullying.
3. Dukungan psikologis dan konseling, seperti pusat konseling dan sosialisasi program dukungan.
4. Kolaborasi dengan mahasiswa, seperti kelompok anti bullying dan kampanye kesadaran.
Materi 4 :Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
Materi disampaikan oleh: Bapak Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M. serta di moderatori oleh: Bapak Dr. Eng Suripto Dwi Yuwono, S.SI., M.T.
Milestones Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045:
Indonesia memiliki 1.340 suku bangsa, 746 bahasa daerah, dan 17.508 pulau. Majemuk dan beranekaragaman memiliki keindahan budaya dan peradaban tinggi sehingga menjadi sumber kekuatan.Namun, kebhinekaan sering dieksploitasi untuk kepentingan tertentu dan perbedaan yang ada dibenturkan antar-sesamanya serta aksi provokasi semakin intens. Hal tersebut terjadi karena posisi geografis Indonesia sangat strategis, negara yang subur, dan kekayaan alam hayati dan non hayati.
Ancaman bagi Indonesia Melalui Proxy War:
Indonesia dilemahkan melalui berbagai cara, salah satunyaproxy waratau perangproxy. Proxy Waradalah perang yang dilakukan melalui berbagai aspek berbangsa dan bernegara, terutama dalam hal ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan (IPOLEKSOSBUDHANKAM) di mana salah satu pihak menggunakan pihak ketiga atau kelompok lain yang dilakukan oleh state maupun non state actor.
Quote cara merubah dunia
Jika kamu ingin merubah dunia, mulailah dengan merapikan tempat tidur-Mu. Jika kamu merapikan tempat tidur-Mu setiap pagi, kamu sudah menyelesaikan tugas pertama-Mu pada hari itu. Ini akan memberi-Mu rasa bangga dan ingin mendorong-Mu melakukan tugas-tugas lainnya. Ini mempertegas bahwa hal-hal kecil itu penting. Jika kamu tidak bisa melakukan hal-hal kecil dengan baik, maka kamu tidak akan bisa melakukan hal-hal besar dengan baik - Laksamana William Harry McRaven.
Melatih Diri Menjadi Pemimpin:
1. Membangun karakter.
2. Mengasahskill(keahlian).
3. Membangunteamwork.
4. Menentukanpassion(minat).
Materi 5 :Peran Mahasiswa dalam Era Digital
Materi disampaikan oleh: Bapak Wakil Walikota Bandar Lampung, Deddy Amarullah.
Kota Bandar lampung tidak begitu besar, hanya 183,7 km persegi. Kota Bandar Lampung terdiri dari 20 kecamatan dan 126 kelurahan. Pemerintahannya luas dan lebar. Pengembangannya dari tahun 59 kota Bandar Lampung hanya 4 kecamatan. Kemudian, di tahun 82 ada perluasan wilayah, Panjang dan Kedaton masuk wilayah Bandar Lampung. Di tahun 2013, dari 13 kecamatan menjadi 20 kecamatan.Namun kota Bandar Lampung masih memiliki masalah pengangguran,karena sedikitnya lapangan pekerjaan yang tersedia di Bandar Lampung.Oleh karena itu, pendidikan sangat diperlukan bagi masyarakat lampung untuk mengatasi masalah pengangguran dan memajukan kesejahteraan bangsa.
Arti Penting Pendidikan bagi Kemajuan Bangsa:
1. Pendidikan menjadi jalan pembuka bagi terwujudnya kemajuan bangsa.
2. Melalui pendidikan, generasi penerus bangsa dipersiapkan melalui upaya-upaya untuk meningkatkan kecerdasan, keterampilan, dan karakter yang baik untuk masa depan yang cerah.
3. Melalui pendidikan, ilmu pengetahuan dan karakter / nilai moral, kemanusiaan dan kebangsaan ditanamkan kepada Generasi Muda sehingga memiliki bekal untuk membawa kemajuan di berbagai bidang baik ekonomi, sosial maupun budaya.
Peran Mahasiswa dalam Pembangunan:
1. Mahasiswa adalah bagian dari generasi penerus bangsa yang harus dipersiapkan menjadi SDM pembangunan.
2. Mahasiswa yang berkualitas menjadi kunci untuk membangun bangsa Indonesia ke depan.
3. Mahasiswa yang berkualitas merupakan kekuatan untuk memenangkan kompetensi dengan iklim persaingan global.
Tantangan Membangun Pemuda di Era Digital:
1. Interaksi dengan perangkat digital dalam berbagai aspek kehidupan termasuk pendidikan menurunkan interaksi sosial antar individu dan memunculkan sifat ego yang berlebihan di kalangan maahsiswa.
2. Mengutamakan pengetahuan akademik dan mengesampingkan pengemabangan karakter baik.
3.Munculnya sifat mengesampingkan kepentingan bersama, mengutamakan kepentingan pribadi.
4.Kurangnya edukasi menganai pentingnya pengembangan karakter baik bagi mahasiswa di Era Digital.
Materi 6 :Soasialisasi Layanan Klinik Unila (BPJS)
Materi disampaikan oleh : tim klinik unila
Klinik Unila didirikan untuk mempermudah mahasiswa Universitas Lampung untuk memeriksa kesehatan. Klinik Unila juga bekerjasama dengan BPJS sehingga perawatan medis dapat mudah dilakukan.Klinik Unila sangat membantu bagi mahasiswa yang ada di Unila ataupun dari luar Unila dengan akses kesehatan yang mudah dan pelayanan yang baik, klinik unila juga menjaga kebersihan ruangan yang disediakan agar pasien merasa nyaman dan aman.Klinik Unila sudah berkeja sama dengan BPJS sejak tahun 2020.
Tim Klinik Unila juga menghimbau mahasiswa yang berasal dari luar Lampung disarankan untuk mengubah faskes ke BPJS dari daerah sebelumnya ke klinik Unila dengan cara mendownload terlebih dahulu JKN mobile kemudian login menggunakan Nik lalu ubah faskes kesehatan ke klinik Unila. Dengan adanya BPJS, mahasiswa dapat mendapatkan perawatan medis dengan gratis cakupan dalam BPJS bermacam-macam seperti pengobatan,pembuatan kacamata dan perawatan gigi serta perawatan lainnya.Selain itu terdapat juga layanan pemeriksaan kesehatan serta konsultasi dokter juga bisa dilakukan di klinik unila.

0 Comments